Detikpangan.com, Mamuju – Memperkuat ketahanan pangan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah (CPP) senilai puluhan miliar rupiah untuk periode Oktober–November 2025.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka di Kabupaten Mamuju ini, ditargetkan untuk 107.811 keluarga kurang mampu di seluruh provinsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan pangan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima,” tegas Gubernur Suhardi Duka.
Acara penyerahan simbolis ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen (Purn) Salim S. Mengga, yang turut mendukung penuh langkah strategis pemerintah dalam mengamankan pasokan pangan bagi masyarakat.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 2.156.220 kilogram beras dan 431.244 liter minyak goreng. Berikut rincian penyalurannya ke setiap kabupaten:
Polewali Mandar: 45.007 Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapat 900.140 kg beras dan 180.028 liter minyak goreng.
Majene: 19.161 PBP mendapat 383.220 kg beras dan 76.644 liter minyak goreng.
Mamasa: 15.901 PBP mendapat 318.020 kg beras dan 63.604 liter minyak goreng.
Mamuju: 15.676 PBP mendapat 313.520 kg beras dan 62.704 liter minyak goreng.
Mamuju Tengah: 5.885 PBP mendapat 117.700 kg beras dan 23.540 liter minyak goreng.
Pasangkayu: 6.181 PBP mendapat 123.620 kg beras dan 24.724 liter minyak goreng.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Waris Bestari, menjelaskan bahwa pihaknya telah memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten, Bulog, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai sasaran.
“Sinergi antar lembaga menjadi kunci utama agar bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat yang berhak di seluruh penjuru Sulawesi Barat,” jelas Waris Bestari dalam keterangannya, Rabu (27/11/2025).
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi, Harga dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Bidasari, S.P., menambahkan bahwa timnya akan melakukan pengawasan lapangan secara intensif.
“Kami akan memantau langsung proses distribusi di lapangan untuk memastikan segala prosedur berjalan tertib dan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang tepat,” pungkas Bidasari. (*)



